Streetventure Style

Posted by Kania Mazdar | 10:15 AM | | 0 comments »

Sukirno from Golden Water alias Banyumas, Jawa Tengah, dua tahun lalu demen banget streetfighter. Tak heran Jupiter MX dipotong en disulap jadi petarung jalanan. Nah, begitu sekarang gandrung adventure, motor Komeng yang milikinya itu berubah haluan jadi motor penjelajah.

Namun meski motor adventure tapi masih berbasis streetfighter. “Jadilah gaya baru, yaitu streetventure. Biar aku tetap bisa adventure, tapi tidak perlu beli motor baru lagi untuk dimodif,” buka lajang kelahiran 1 Oktober 1981 ini. 1602jupiter-mx-detail.-andika3.jpg

Prioritas ubahan fokus pada kaki-kaki. Kan butuh kekuatan untuk libas jalan terjal dan berliku. “Sok depan pakai lungsuran moge Suzuki Bandit 400 cc, termasuk segitiganya. Sedang kaki belakang tetap pakai orisinal,” papar lajang berambut ikal ini.

Diameter roda motor off-road juga disesuaikan dengan ciri khas motor trail. Roda ring 17 inci di depan kombinasi diameter 14 inci pada roda belakang. “Secara fungsi, postur motor jadi pas. Gak terlalu rendah dan juga tidak tinggi. Juga sesuai dengan tubuh dan riding style saya,” yakin lajang yang gaul disapa Inoe ini.

Praktis, dominasi gaya adventure tertumpu di kaki-kaki. Sedang bodi tetap bernuansa streetfighter. Bodi yang dulu garapan Agus Djanuar dari X-K Bike Design, Purwokerto, dipertahankan.

REM PINDAH KE TANGAN

1601jupiter-mx-detail.-andika2.jpgUntuk kebutuhan nyusruk ke hutan, rem belakang tentu penting. Makanya enggak mungkin dong dihilangkan. “Cuma dipindah ke tangan. Jadi kayak skubek. Kedua rem di tangan. Lebih praktis, mudah dan nyaman buat adventure,” alasannya.

Selain cara ngeremnya mudah, pindahnya posisi rem juga membuat kekhawatiran rem nyangkut saat melewati medan terjal.





DATA MODIFIKASI

Ban depan : Swallow 275-17
Ban belakang : Swallow 90/100-14
Pelek depan : Rossi 1,85-17
Pelek belakang : TDR U-Shape 1,85-14
Lampu depan : Orisinal
Knalpot : Custom
Setang : Renthal
Cat : Dian Painting

0 comments