Posted by Kania Mazdar | 10:01 AM | | 0 comments »


bvbbbbbbbbbbbbb
 bvnngm


Posted by Kania Mazdar | 7:50 PM | 0 comments »

Maaf kepada pembaca Modifbike.blogspot.com. Theme sedang bermasalah.
Kami mohon maaf karena belm bisa menyajikan berita-berita motor terupdate untuk beberapa waktu kedepan.

Moch. Budi Arto




yamaha vixion Buat pemilik Yamaha V-ixion, mungkin Anda sudah ganti knalpot. Selain tampilan beda, juga ada perubahan pada tenaga. Nah, ubahan bentuk saluran buang memengaruhi masukan udara dan bensin yang disuplai ke ruang bakar.

 

Untuk mengaturnya, hanya bisa melalui settingan CO (karbon monoksida) melalui ECU (electronic control unit) dengan bantuan alat FI diagnostic tool. Alat ini dimiliki bengkel resmi.

Dari pabrik, CO disetel di angka nol (0). Karena ada perubahan bentuk knalpot, maka adjuster gas bakar dalam range -30 sampai +30. "Bila angka dinaikkan atau (+) bertambah dari nol, bensin lebih kaya. Sebaliknya, jika diturunkan (-), bensin lebih sedikit," jelas Athanasius Ketut Hargunanto, mekanik Yamaha Gunung Sangyang, Krobokan Bali.

Sekadar info saja, lanjut Ketut, tiap kenaikan satu angka ada penambahan suplai bensin sebesar 0,05 cc. Ganti knalpot racing, biasanya di adjuster-nya mengarah ke setting-an CO lebih turun (-).

 

Namun, dia mengatakan, itu bukan patokan pasti. Sebab, untuk dapat tenaga bawah sampai atas rata dan maksimal, motor harus dicoba jalan. Maksudnya, jika tiap perpindahan gigi, kenaikan putaran mesin lamban, hal itu bisa di-adjuster ulang sampai pas.

 

modifikasi yamaha vixion "Bisa naik bisa turun. Semua kembali ke soal ubahan knalpot terhadap kebutuhan air fuel ratio (AFR) gas bakar yang dipasok," ujar pria kelahiran Lampung, Sumsel, ini.

Adapun untuk lakukan setting CO, secara teknis alat ini dicolok ke salah satu kabel ECU. Secara otomatis, FI diagnostic tool akan memberi informasi, baik kondisi injeksi maupun komponen penunjang.

Shiva Streetfighter

Posted by Kania Mazdar | 2:15 AM | 0 comments »

bebek street figter Budi Udin Fakkar dari JMS (Jatayu Motor Sport) selalu kasih nama kepada setiap garapannya. Termasuk di Karisma milik Fredy Wongkar ini. “Dikasih nama Shiva (baca: Siwa) yang artinya god of creation,” buka modifikator dari komplek THI (Taman Harapan Indah), Tubagus Angke, Jakarta Barat itu.


Konsepnya bebek streetfighter. Budi mendekati aroma semi naked dengan sodoran fairing bawah dipadu tulang spiderweb di seputar back-bone. Juga menonjolkan kekuatan tulang yang kekar.

modifbike
Dari sini saja sensasi yang ditorehnya sudah terasa. Budi lebih suka mengistilahkannya dengan streetfighter, terutama di back-bone yang pakai pipa tubular ala Ducati Monster.
Di sektor kaki, Budi yang kini berbadan kekar itu menyasar ajeg. ”Pilih pelek full set punya NSR150 SP,” buka builder yang doyan fitness ini. Supaya senada, peranti kenyaman alias sok pakai NSR juga. “Yap, termasuk pro-arm di belakang,” kata pria yang masih fokus main limbah moge ini.
Unsur sport yang minimalis diatur JMS dengan simplisitas di kedok ala mereka sendiri. Dipadu lampu depan Suzuki Spin 125, motor ini semakin simpel. Tentunya nggak sampai di situ. Unsur yang streamline didapat JMS dalam meracik bodywork motor ini.
modifikasi motor2
Mau bukti streamline? Monggo perhatikan bagian buntut. Sesuai nama bengkel yang berunsur sporty, masukan model buntut R6 sesuai dimensi Karisma dipasok plus lampu belakang R6 yang jadi pilihan.
Unsur poser tentu masih kentara di motor custom ini. Lihat cara mereka mendesain tangki di bawah jok. Agar bisa terpantau dan demi estetika JMS membuat lubang pantau mirip aquarium. ”Sekalian berfungsi melihat kotor nggaknya bensin dan isi tangki,” pasti sang builder.
Paling unik pijakan kaki belakang, pakai punya trail Kawasaki KX200 atau KX125. “Oh ya petunjuk di spido pakai digital milik Aprilia termasuk voltmeter, stopwatch, temperatur dan waktu,” tutup Budi.
Siaaap!

VALTERMOTO BIKIN GAMPANG

Saat mencustomized operan gigi dan pijakan kaki, kru JMS menemui kendala. Mereka trial and eror dengan beberapa produk. ”Dicoba pakai produk Yoshimura aspal yang dijual di Kebon Jeruk III, Kota, Jakarta Barat. Hasilnya nggak maksimal. Maklum, pengoperan malah jadi berat karena tidak pakai kopling manual. Footstep nggak kuat menahan kaki saat ngoper gigi. Aluminiumn meleot,” kisahnya.

modifikasi motor1
Apa boleh buat, mereka lantas memilik produk Valtermoto buatan Italia. “Hasilnya lumayan memuaskan,” jelas builder yang juga banyak sedia stok limbah big scooter.

MOTOR WARISAN
Fredy Wongkar sang pemilik Karisma dari Perum Bojong Indah, Cengkareng, Rawa Buaya, Jakarta Barat awalnya bingung. Melihat Honda Karisma kenangan dari sang bapak. “Lihat modelnya yang standar lumayan bosen. Dijual tidak mungkin karena motor warisan,” jelas Fredy.
Akhirnya untuk memelihara warisan pilihannya dimodif. “Dipilih JMS karena lumayan rapi dalam pengerjaan. Bikin motor berubah total tapi masih bisa dipakai daily use,” argumen karyawan renthal mobil PT Autorent Lancar Sejahtera di Jl. Arteri Kedoya, No. 16, Jakarta Barat ini.

Ducati Café Racer

Posted by Kania Mazdar | 1:32 AM | 0 comments »

Lagi kepincut retro tuh! Mungkin itu kiranya yang mewakili perasaan hati Syaifudin, pemilik Suzuki Thunder 250 ini. Yap! Motor sport pabrikan berlogo ‘S’ ini, berganti konsep! Dari motor model sport turing, kini berganti wajah jadi Ducati café racer.

“Lagi senang aja sama café racer. Tapi inginnya café racer dari motor Eropa, biar lebih tampil beda,” bilang pria yang juga punya workshop modif mobil AE Garage di Jl. Hidup Baru, No. 44, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Biar referensinya makin mantap, doi searching di internet mengenai motor balap Ducati zaman dulu alias jadul. Akhirnya, konsep pun ditemukan sebagai rujukan. Hasilnya, silakan lihat sendiri. Café racer ini, memiliki fairing depan. Yap, seperti Ducati Race 350 yang balap sekitar tahun 1969!

“Hanya saja, kalau Race 350 pakai fairing full, gue hanya half fairing aja,” bilang pria yang lebih akrab disapa Adi Nung ini. Sip! Nah, ngobrol soal teknik modifnya yuk! Siapa tahu sobat tertarik mau ikutan bikin.

Lanjut! Mulai dari bodi atawa baju dulu ya! Untuk fairing, Adi mengaplikasi pelat besi ukuran 1,2 mm. Pelat ini dirasa pas untuk dibuat sebagai bodi. “Itu karena pelat ini mudah ditekuk dan dibuat kontur. Lainnya, pelat ini juga nggak terlalu berat,” ujar pria 27 tahun yang juga hobi main mobil Holden ini. Adi, bikin motor lagi yuk!

SOK HORNET

Namanya juga motor balap. Meski zaman dulu, tapi café racer juga sudah aplikasi setang model jepit. Untuk itu, Adi memilih untuk pensiunkan sok depan hingga segitiga dan setang bawaan asli Suzuki Thunder 250.

“Gantinya, pakai perangkat milik Honda Hornet 125,” kata pria yang siap terima ubahan modifikasi serupa dari sobat ini. Begitunya kaliper rem dan posisi cakram, tetap mengadopsi di sisi kiri layaknya Thunder 250.

Untuk itu, agar kaliper klop di sok Hornet, Adi pun membuat lagi adaptor kaliper dari pelat besi tebal 5 mm.

DATA MODIFIKASI

Ban depan : Pirelli 120/60-17
Ban belakang : Battlax 140/70-17
Knalpot : Suzuki GSX 400
Pelek belakang : Baros 4,5 x 17
AE Garage : 0815-9941260



indah Maya Noviani

Posted by Kania Mazdar | 1:00 AM | | 0 comments »

Sebagai wanita, pemilik nama indah Maya Noviani ini juga ngerti diajak ngobrol dunia roda dua. Doi, punya sense yang indah terhadap motor. Terutama soal modifkasi.

“Ada juga bikers atau modifikator yang memaksakan kehendaknya.

Ya, misal pamakaian part modif yang enggak mendukung,” ujar pemilik sasis panjang 162 cm/ 44 kg ini. Hasilnya, sudah tentu bikin tampilan malah jadi tidak enak dipandang. Jangan jauh-jauh berbicara soal contoh ya. Misal , dari kulit jok yang dipakai. Pemilihan warna yang enggak senada kelir bodi, pastinya bakal bikin motor sedikit aneh.

Jangan jauh-jauh berbicara soal contoh ya. Misal , dari kulit jok yang dipakai. Pemilihan warna yang enggak senada kelir bodi, pastinya bakal bikin motor sedikit aneh.

“Lucu juga kan kalau gitu. Setidaknya dari hal itu bisa dilihat lho. Ya, lihat kepribadian si pemilik motor itu bagaimana,” aku Mahasiswi sebuah perguruan tinggi swasta di Jakarta itu.


motor tvs terbaru dan konsep Demi membangun sebuah imej positif untuk sebuah merek, memang perlu dilakukan dengan berbagai cara. Misalnya saja dengan menggandeng komunitas-komunitas.


Demikian yang dilakukan PT TVS Motor Company Indonesia (TMCI). Menurut mereka, komunitas sepeda motor asal India ini amat berperan dalam membangun imej positif perusahaan mereka.


"Bagi kami komunitas adalah nomor satu. Karena mereka bagian dari konsumen TVS dan kita harus manjakan pelanggan," ujar Corporate Communications TMCI Nurlida Fatmikasari.Karena itulah, kata dia, tak jarang pihak perusahaan menjalin hubungan baik dengan komunitas motor TVS yang tersebar hingga 30 kota di Indonesia, antara lain di Sumatera, Jawa, Batam, Medan, Kalimantan, dan Sulawesi.


"Kita sering ketemuan dengan pengurus-pengurusnya, kopdar (kopi darat) bareng, turing ke luar kota, pokoknya komunitas jadi nomor satu buat kami," tutupnya.

motor harley davidson konsep KABAR menegejutkan datang dari produsen motor besar Harley-Davidson. Walau belum secara resmi memperkenalkan kepada publik, Harley sudah melakukan sejumlah pre-order untuk model terbarunya, XR-1200.


Tidak ada keterangan resmi tentang spesifikasi

motor terbaru Harley ini. Baik dari situs resminya, maupun dari media automotif luar negeri. Namun XR-1200 sudah dicantumkan harga pre-ordersnya sebesar USD11.179 atau sekitar RP139,7 juta.


Pemesan hanya dapat mengorder hingga 15 Desember nanti. Varian yang ditawarkan ada dua, XR-1200 berwarna oranye dan yang berwarna hitam. Selanjutnya pada Februari atau maret 2009 akan dibuat pula yang berwarna Silver. Harganya lebih murah USD279 dari versi oranye.

Cewek Merah

Posted by Kania Mazdar | 9:55 AM | | 0 comments »

cewek motor2 Merah itu berkesan terang. Cocok dipakai di musim penghujan begini. Jas hujan dan helm warna menyala juga direkomendasi untuk cuaca seperti sekarang. Tapi bagi cewek akrab dipanggil Echi ini, kelir merah lebih dari sekadar warna. “Merah itu sexy,” katanya singkat

 

Dengan semangat membara, doi langsung tampil genit dan terkadang bercampur galak saat disandingkan bareng TVS Apache yang kebetulan berkelir sama dengan seleranya. “Kalau motornya enggak merah mungkin jadi kurang mood,” celetuknya manja.

Obrolan seputar warna plus hobi terus meluncur. “Satu-satunya pengalaman berkesan dengan motor palingan jatuh saat belajar. Cerita standar ya?” katanya saat ditanya pengalaman bermotornya.

cewek motor seksi                                    cewek motor

Namun obrolan makin sip dan hot saat Echi banyak tanya problema bikers Tanah Air. “Kalau tahun baru pasti pada konvoi tuh, seru melihatnya tapi kadang kayaknya enggak safety,” seru pemilik postur 168 cm berbanding 50 kg ini. Konon doi pernah diajak konvoi tanpa pakai helm. Wah enggak benar tuh Say….

 

Karena itu Echi berharap pengendara sekarang lebih memperhatikan keselamatan. “Biar Saya jadi berani lagi bawa motor sendiri. Sebab kalau banyak cerita seremnya, kan malah jadi takut terus,” cuapnya dengan mimik centil.
Tul itu.

helm-pilot-dalam- helm konsep Mau jadi pilot pesawat tempur seperti di film Top Gun tapi gak kejadian? Helm ini bakal mewujudkan angan-angan Anda yang jadi pilot.
Helm replika pilot ini merupakan helm khusus untuk biker meski dari sisi desainnya terinspirasi oleh pilot pesawat tempur Top Gun. Jadilah bentuknya helm pilot.

Helm ini bisa dipakai oleh bikers yang ingin tampil beda dan tampil trendi sewaktu berkendara.
Terus bagaimana soal keamanannya bro? "Wah ini helm aman mas, bahannya

pun kuat," ujar Agung S Kusumanagara, warga Bandung yang bikin ini helm ketika dihubungi detikOto, Sabtu (2/5/2009).
Untuk cangkang helm menggunakan bahan baku serat fiber jadi cukup aman untuk melindungi kepala. Tapi sayang Agung belum menguji standar mutu untuk helm replika pilotnya.

"Nanti rencananya bakal saya uji biar saya bisa ekspansi ke luar negeri," ujarnya.
Nah gitu, biar nanti tidak digusur sama aturan helm ber-SNI pada tahun depan. Ngomong-ngomong di workshopnya, Agung menyiapkan helm asli yang dipakai pilot pesawat tempur beneran.

Harganya memang mahal Rp 5 juta satu unit, lengkap dengan masker oksigennya.
Yang paling gres adalah helm untuk pilot helikopter kepresidenan. Harganya Rp 6 juta Bro.
Namun ada juga yang murah, yang berupa replika dari helm pilot asli. Helm replika ini dijual mulai Rp 500-600 ribu. "Untuk yang replika kebanyakan di bawah Rp 1 juta," ujarnya.

teknologi modifikasi untuk mempercantik lampu motor anda Tahu kenapa wanita suka pakai eye shadow pada kelopak matanya? tak lain supaya tatapan mata menjadi lebih tajam. Nah, di sepeda motor pun sudah ada eye shadow yang bahkan ditambah dengan angle eyes. Ini buat headlamp.

Siapakah penyebar virus itu? Tak lain Wira Sentosa, pemilik SACS Speedglow sekaligus workshop Asia Jaya Motor di Pondok Gede, Jakarta Timur. Ia ingin terus menciptakan inovasi.

 

Mardi yang sudah memakai kedua jenis lampu tambahan itu di Honda Supra X 125 miliknya sempat dikomentari 'miring' oleh rekan-rekannya. "Tahunya, lama-kelamaan mereka malah tertarik dan ingin terapkan hal serupa," senyum Mardi.

modifikasi motor terbaru

Selain tampil beda, menurut Steven Dharma, yang juga sudah pakai, lampu itu punya kelebihan. Terutama motor yang tidak dilengkapi lampu senja, katanya eye shadow dan angle eyes bisa sebagai pengganti. Terlebih kalau harus melintas di lorong gang. "Pakai lampu utama bikin silau orang nongkrong. Dengan lampu ini, dari jauh orang tetap bisa melihat kita," beber Steven.

Tentu ada yang penasaran, yang mana lampu angle eyes dan eye shadow. Baiklah, angle eyes disebut CCFL dan modelnya agak mirip dengan lampu neon, tapi terdiri dari beragam warna. Mau merah, kuning, putih, biru, atau hijau. Soal model, sayang, baru ada satu, berbentuk bulat. "Kita lagi siapkan model bintang. Paling cepat di otobursa besok sudah ada," yakin Wira.

lampu led untuk mempercantik motor anda

Adapun eye shadow buat lingkari reflektor dengan mengaplikasi lampu SMT. Itu semacam LED juga, Wira menjelaskan, hanya sinarnya lebih menyebar. Kalau LED kan sinarnya pada satu titik saja, dan pilihan lampunya pun beragam dan bisa disesuaikan dengan kelir motor.

Untuk harga, angle eyes dipatok Rp 200.000, sedangkan eye shadow Rp 400.000.

motor yamaha terkeren 2009 Sekalipun sudah kurang produktif, tapi dalam memodifikasi motor, karya Aming Ali Warga masih tetap diperhitungkan dan bikin mata melotop. Lihat saja hasil tangan terampilnya pada Yamaha V-Ixion yang beraroma muscle bike ala streetfighter ini. Sangat tidak mudah memadukan estetika itu.
Di sini Aming perlu meramu dan mempertajam estetika customized yang dimulai dari bodywork model Yamaha TZ125 dipadu moge Yamaha R6, sekalipun minimalis. "Kami perlu merehab sasis di main frame kamuflase ala TZ125," ujar sang builder. Sedang untuk sub frame diarahkan Aming ke R6.


Sebagai penyesuaian, dimensi dan lengan ayun pakai produk Italia. Yang dipilih Aming, Aprilia 250 Diablo. Sementara sistem sok belakang yang udah diubah jadi mono memakai merek Ohlins.
Dari sini bentuk sudah mulai tampak. Untuk mengentalkan streetfighter, agar T bagian atas dan bawah jadi lebar diadopsi dari Suzuki GSX600 lengkap dengan sok upside down.

modifikasi yamaha vixion  
Konsep yang dimaui Aming sudah dapat dan tinggal bermain detail. "Jangan sampai khas LM (Laksa Motor) hilang, maka masukan dari LM mulai diterapkan," sebut sang builder yang tidak bisa dipisahkan dari rumah modifikasi Laksa Motor.
Lihat batok lampu depan merupakan khas LM untuk menopang lampunya dari FZ1000 orisinal. Pertimbangannya, konsep mendekati streetfighter tadi bakal digembungkan desain batoknya. Apalagi kaki-kaki sudah kekar dengan pelek pakai Honda CBR600 palang enam untuk depan dan belakang.
Desain khas LM lainnya, tampak pada tutup cover mesin dan jok belakang yang mungil model single seater. kesan modern dan futuristik tampak pada spidometer model digital Koso, kemudian knalpot memakai silincer bikinan Akropovis titanium karbon model oval, dipadu pijakan kaki dari Yoshimura. Master rem belakang dicomot dari Nisisin plus kaliper Honda CBR400 Fireblade, sedang depan Nissin dari CBR1000 Fireblade.
Di sini Aming tak ingin menghilangkan total ciri Yamaha V-ixion. Seperti lampu sein standar tetap dipakai. Hasilnya, motor milik Hansye ini pantas disebut Naked Streetfighter. (Yuli Haryadi)

Data modifikasi
Pelek depan         :Palang 6 CBR600
Ban depan           :Michelin 120/60-17
Pelek belakang    :6-17 inci
Ban belakang      :Michelin 160/60-17                                     motor konsep yamaha
Sepatbor depan  :Cagiva Multi Strada
Rantai                 :Tipe 520 gold
Engine cover       :Laksa Motor       
Cat                     :Biru Spice Heckere
Lampu dpn/blk   :FZ1000 dan Yamaha R6

modifikasi low rider extrem

Karya builder H Bimo Hendrawan ini patut diacungi jempol. Meski modifikasi yang dilakukan kali ini menyimpang dari kebiasaannya. Dari aliran pro-street futuristik yang memanjakan performa, peranti lux dan cinggih, ia mencoba gaya freestyle dan sport oldschool.

Hasilnya, seperti yang Anda lihat. Pantas kalau karyanya itu masuk Best Choice dari majalah Em Plus.

Sesuatu yang baru

Soal modifikasi moge, Bimo, yang identik dengan Harley-Davidson sebagai subyek karyanya, boleh dibilang jagonya. "Sekarang ingin menampilkan sesuatu yang baru," bilang punggawa Bimo Custom Bikes (BCB) dari Jl Pangeran Antasari No 38B, Jakarta Selatan.

Selain itu, Bimo menciptakan motor ini untuk memenuhi keinginan kliennya dari Bali. Pemilik motor, katanya, ingin punya modifikasi yang ekstraordinari. "Kalau bisa yang mengejutkan dan lain dari biasanya," ucap Pak Haji menirukan omongan owner motor.

Untuk memenuhi kliennya, Bimo coba mencontoh sasis kurva dari Wild West Frame (WWF) asal Texas, Amerika. Jadi, kerangka yang dibikinnya model melengkung, tapi tidak rigid. Lantas, konsep sasis kurva dengan sistem softail di belakang yang di atasnya ditulis ANACONDA dikirim. Untungnya, pihak WWF menerima tantangan Bimo.

Setelah sampai di Jakarta, kerangka mengalami beberapa revisi. Posisi tempat duduk terlalu ke bawah dan sulit untuk membongkar shock tengah yang ngumpet di back-bone. Setelah sadel dinaikkan beberapa sentimeter, posisi rider lumayan nyaman.

Pada bagian depan, BCB memilih rake 42 derajat di komstir dan tambahan 5 derajat di triple three. Agar ergonominya lumayan jinak, setang didesain mendekati jangkauan.

Bersih
Selain tampilan yang ekstrem, sisi menonjol lainnya ada pada sistem inner throttle. Nyaris tak ada kabel yang kelihatan karena hampir seluruhnya masuk ke sasis. Termasuk aki yang ngumpet di kolong dan shock Ohlins di dalam back-bone.

Harmonisasi juga jadi perhatian Bimo. Seperti rancangan setang, bagian itu disamakan dengan lengkungan back-bone yang merangkap tangki. Termasuk desain lengan ayun, bagian belakang mengikuti Anaconda yang menjadi titik perhatian. Knalpot menyesuaikan termasuk corong karbu di dalam back-bone.

Tak cuma itu, pilihan velg juga tepat. Buatan Extreme Motorsport USA dengan tampilan 3D (tiga dimensi) menambah elegan tampilan. Lantas, apa nama motor ini?

Dari mesin, jelas Harley-Davidson. Lebih tepat kalau dinamai ANACONDA. (Isf@n)

humvee motor tahan peluru Ketika melihat jip bongsor ini, Anda pasti bertanya, dari sisi mana modifikasinya, semua tampilan standar? Anda betul sekali. Yang menariknya, justru dari persiapan sampai merakitnya memakan waktu tiga tahun, dan kacanya tahan peluru, lho.

Mobil Hummer H1 atau H3—itu lho, jip superbongsor—bisa dijumpai di Jakarta atau kota besar tertentu di Indonesia. Jumlahnya sih masih terhitung dengan jari. Tapi pamor kendaraan versi sipil ini masih kalah dengan Humvee atau HMMWV (High Mobility Multipurpose Wheeled Vehicle).

Jip buat perang yang jadi andalan Amrik sebagai negara pembuatnya. Makanya, untuk mendapatkannya amat sulit karena memang tidak diperjual-belikan. Kalaupun ada, paling sekitar 200 unit di Amerika yang sudah menjadi milik warga sipil.

Dikerjakan di Jakarta dan Yogyakarta
Ternyata, di Indonesia ada segelintir Humvee. Bahkan Kompas.com pernah mengemudikan kendaraan perang milik seorang maniak jip di kota pempek Pelembang, Sumsel. Nah, yang ditampilkan ini, Humvee Custom 2009 milik Tanto, pengusaha jasa trading di Jakarta.

Lantas, bagaimana cara membawa jip ini dari negeri asalnya ke Tanah Air? Padahal, lebar dan panjang bodi melebihi ukuran normal jip. Namun, justru karena motor kekar hebat bisnisnya yang membuatnya harus mondar-mandir Amerika-Indonesia itu, ia berhasil membawa jip tersebut ke Indonesia.

Setiap kali ke sana, acap ia pulang menenteng satu persatu komponen Humvee. "Sumber banyak, selain dari eBay, mesti rajin main ke junkyard khusus Humvee," tawa pengusaha berkantor di gedung ternama di jalan protokol Jakarta. "Ini hasil karya saya terbaru, komponennya 90 persen asli diboyong satu persatu," paparnya.

Untuk mewujudkan cita-citanya itu butuh waktu tiga tahun. Mulai dari sasis, kaki-kaki, rem, velg, mesin, aksesori interior dan eksterior, katanya asli. Hanya bodi bagian bawah, atap, dan kap mesin saja yang dirancang custom dengan tingkat pengerjaan yang presisi.

Menariknya, pengerjaan jip perang ini melibatkan bengkel di Jakarta dan Yogyakarta. Seperti rangkaian bodi, dirancang ahli ketok di kota gudeg itu karena punya sistem knock down atau mudah dibongkar pasang dengan menggunakan rivet dan sistem keling.

Untuk sasis, dibuat dari bahan baja tipe steel box frame yang enteng dan kuat. Ditunjang dengan lima crossmember tipe heavy duty.

Komponen dari negara asal
Penasaran, kan, komponen apa saja yang dibawa dari Amrik? Sistem suspensi yang menganut independen di keempat kaki, per keong, dan peredam kejut (shockabsober) hidraulik. Termasuk juga, ban (Goodyear) Wrangler M/T ukuran 37 x 12,5 R16,5 ini dilengkapi dengan sistem runflat. Velg dilengkapi bantalan karet, bila kurang angin masih bisa melaju dengan kecepatan 60 km/jam.

Aksesori interior, seperti setir, jok berikut rel, tuas transmisi, dan indikator-indikator diburu lewat situs.

Adapun eksterior, seperti pintu asli bawaan, bahkan ditandai dengan stiker bertuliskan bekas perang Kuwait. Kemudian, lampu-lampu dan kaca asli menggunakan bahan plastik polikarbonat tipe militer yang tahan peluru. Hanya, banyak goresan akibat gesekan dengan ujung senjata.

Mesin dan transmisi asli berkonfigurasi V8 6.500 turbo diesel dengan tenaga maksimum 195 dk dan torsi 583 Nm. Transmisi matik 4L80-E berpenggerak 4 roda (4WD) dengan transfercase model New Venture Gear Model 242.

Ternyata, Humvee ini bukan yang pertama milik Tanto. Dia sudah punya dua unit sebelumnya dan sudah jatuh ke tangan orang lain. Untuk satu ini belum ada niat menjualnya, tapi kalau mau berdiskusi soal Humvee bisa lewat

motor baru kawasaki

Minerva boleh saja punya Megelli 250M Supermoto. Namun Kawasaki juga sudah mempersiapkan senjata baru. Yakni D-Tracker X.

Ya, PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) telah bersiap untuk meluncurkan varian baru lagi. Berbekal engine 250 cc DOHC, motor ini siap berhadapan langsung dengan Megelli 250 Supermoto.

"Ya, kita akan luncurkan D-Tracker bersamaan dengan KLX 150, 16 Mei mendatang," ujar National Sales Manager KMI Freddy Basuki, ketika dihubungi okezone, Jumat (1/5/2009).

Sebenarnya, Kawasaki D-Tracker X merupakan pengembangan dari KLX 250S. Hanya saja, sistem suspensi dan ban yang digunakan lebih akrab untuk digunakan di jalan raya.

Dibekali mesin DOHC, injeksi bahan bakar, 4-tak, D-Tracker akan menggunakan roda 17 inci berukuran 110/70 di depan, sedangkan ban belakang menggunakan 130/70.

Lantas bagaimana harganya? "60 jutaan," ujar Freddy. Bagaimana, tertarik?

 

BMW Adakan Kompetisi Rancang Motor

Posted by Kania Mazdar | 4:59 AM | | 0 comments »

motor konsep bmw adakan kompetisi desain Salah satu pabrikan ternama dunia, BMW, mensponsori rancang motor masa depan melalui sistem online. Seperti dilansir visordown, Selasa 21 April 2009 kemarin, BMW bekerjasama dengan salah satu pengembang proyek dari Inggris untuk mewujudkannya.

 

Kami mencari desain yang unik dan lain dari biasanya. Termasuk layanan untuk sepeda motor, skuter, dan kendaraan lain," ujar keterangan dalam situs tersebut.

"Solusi yang mereka tawarkan harus teknologi yang inovatif, penuh hasrat masa depan dan mencerminkan kehidupan modern."

BMW membuka kontes ini hingga 17 Juli 2009 dengan membuka link BMW Design Contest. Pabrikan asal Eropa itu menjamin penawaran hadiah uang cukup menggiurkan. Pasalnya mereka mengganggap rancangan ini bisa jadi pijakan awal rancang motor di masa depan.

Bukan sekali ini sebuah pabrikan membuka kesempatan bagi masyarakat luas merancang sendiri motor buatanya. Ambil contoh Harley Davidson yang mengadakan kontes online desain motor.

Tak disangka, yang keluar sebagai juara adalah seorang perempuan. Dan untuk lomba kali ini, siapa pun termasuk kaum Hawa dipersilahkan menyumbang idenya.

Suka Yang Setandar

Posted by Kania Mazdar | 6:36 AM | | 0 comments »



Usah bengong ketemu cewek berkulit kuning bersih dan berparas manis ini. Dibonceng atawa bawa motor sendiri, buat Tiara bukan masalah. Karena doi banyak punya kawan bikers. Baginya jatuh dan lecet sedikit sih biasa.

Pede abiz, itu gaya pemilik tinggi 162 cm dan berat 48 kg ini. “Maaf! Nggak mau bikin orang lain susah,” pasti pemilik rambut panjang terurai ini.

Ia mengaku kurang suka modifikasi. Aduh neng, padahal modifikasi itu ibarat jatidiri. Modifikasi bisa dianggap sebagai personalisasi seseorang. “Motor modif nggak enak. Pasti kurang nyaman dan ribet,” kritik Tiara.

Maksudnya, lebih percaya bawa yang estede alias standar gituuu.

Minerva, Motor Indonesia

Posted by Kania Mazdar | 12:14 AM | , | 0 comments »

 

minerva motor

PT Minerva Motor Indonesia (MMI) hari ini, Selasa (28/4/2009) meluncurkan tiga varian Minerva Sachs 250 di Hotel Sultan, Jakarta, dan ternyata motor ini perpaduan dua perusahaan dari Jerman dan Inggris.

Urusan mesin diserahkan kepada perusahaan Jerman, Sachs. Minerva sebelumnya sudah tenar dengan bekerja sama dengan perusahaan yang sudah berdiri sejak 1886 tersebut melalui Sach MadAss 125 cc pada 2008 silam, dan Sachs 250 ini merupaka kelanjutan suksesor Minerva di Indonesia.

Minerva3

Sedangkan untuk urusan desain, dipercaya dari brand Megelli dari Inggris. Di pasar global Megelli ini telah dilepas di Eropa dan Amerika, dan disana, motor-motor ini dihargai USD3.900.

"Motor terbaru ini menggunakan mesin produksi Sach Jerman yang memang merupakan mitra stategis kami dalam menyediakan mesin motor, dan juga Megelli dari Inggris yang secara global dikenal sebagai pembuat desain motor sport terbaik," ujar CEO MMI Kristianto Goenadi dalam sambutannya saat peluncuran Minerva Sachs 250 di Hotel Sultan, Jakarta.

 

Jadwal MotoGP 2009

Posted by Kania Mazdar | 12:49 AM | , | 0 comments »

Badan motor dunia FIM telah mengumumkan kalender sementara MotoGP untuk musim balap 2009. Kalender sementara dibuat untuk mengakomodir absennya GP China dan masuknya Hungaria.

Format kalender kejuaraan MotoGP 2009 masih sama, yakni 18 lomba balap. Lomba di awali di Qatar 12 April dan diakhiri di Valencia 8 November.

Dalam kalender sementara yang dirilis

FIM di autosport, Jumat (25/7/2008), tidak tercantum Grand Prix China. Pengganti China adalah Sirkuit Balatonring di Hungaria.

Kalender sementara MotoGP 2009:

12 April Qatar Doha/Losail
26 April Jepang Motegi
3 Mei Spanyol Jerez
17 Mei Prancis Le Mans
31 Mei Italia Mugello
14 Juni Katalunya Katalunya
27 Juni Belanda Assen
5 Juli Amerika Serikat Laguna Seca
19 July Jerman Sachsenring
26 Juli Inggris Donington Park
16 Agustus Rep. Ceska Brno
30 Agustus Indianapolis Indianapolis
13 September San Marino Misano
20 September Hungaria Lake Balaton
4 Oktober Portugal Estoril
18 Oktober Australia Phillip Island
25 Oktober Malaysia Sepang
8 Nopember Valencia Valencia

Modifikasi Yamaha Mio

Posted by Kania Mazdar | 11:32 AM | , | 0 comments »

Bisa ditebak hasilnya kalau anak berusia 11 tahun punya motor dan minta dimodifikasi. Seperti yang terjadi pada Al Ghazy Nicola Bahsar. Murid kelas V SD ini "merengek" ke bokapnya (orangtua) minta dicarikan modifikator karena ingin mengubah tampilan motornya.moi retro modifikasi yamaha mio 2 Sang ayah, Agus, memercayakan Tauco Custom (TC) untuk memodifikasi Yamaha Mio 2008 milik anaknya. "Kebetulan dekat dengan rumah kami yang di Cilandak," pertimbangan Agus.


Lantaran yang minta anak kecil, Topo Goedel Atmojo, juragan TC, tak ingin melakukan perubahan ekstrem. Konsepnya, lowrider yang enak dilihat. Maka, langkah pertamanya memundurkan roda belakang 10 cm.
Bodi tak banyak yang disentuh, kecuali lampu depan. Standarnya diganti dengan Yamaha Fino yang bulat dan lucu. Penggantian ini mau tak mau harus membobok cover bodi depan. "Kali ini enggak pakai pelat, hanya solder plastik antara bodi asli Mio dengan bawaan Fino," jelas Topo. Lalu, sambungan ditutupi dengan dempul.

Bagian belakang juga enggak ada yang ekstrem, kecuali knalpot hasil desain TC. Mulai dari leher sampai bagian tengah muffler ditutup cover berbahan pelat galvanis. "Murni karya kami. Sekalian bisa jadi pelindung panas lho," komentar Topo. Cover itu dikasih aksen lubang-lubang kecil untuk memperlihatkan detail sempurna.

Sokbreker belakang standar diapkir dan masuklah punya Honda Grand. Pengganti itu terpilih karena memiliki beberapa keunggulan. Selain bentuknya yang krom, "Batang yang besar cukup menarik. Dari segi harga jauh lebih murah," beber Topo.
Kemudian, pada ujung jok belakang dikasih sissy bar yang desainnya lumayan unik. "Karena enggak mau sissy bar yang tinggi, maka dibuat pendek dengan model mahkota," belanya.
Ghazy pun sangat senang melihat motornya yang udah berubah tampilan. Ya, Yamaha Mio itu hanya sebatas dipandang saja karena usianya masih 11 tahun dan belum punya SIM.

Safety Riding.. Apaan Sih ?

Posted by Kania Mazdar | 4:14 AM | | 0 comments »

mio vs beat Kondisi seperti saat ini membuat sepeda motor menjadi pilihan paling praktis dan ekonomis sebagai alat transportasi baik pribadi maupun keluarga.

Kemampuan melalui jalan yang relatif kecil (selap selip) seakan membuat motor menjadi kendaraan �bebas macet� dan efektif, sementara itu juga konsumsi BBM yang sangat irit membuat kendaraan ini sangatlah ekonomis.

Namun sayang juga ketika demikian mudahnya memperoleh sepeda motor, tetapi tidak dibarengi dengan kesadaran untuk belajar berkendara dengan baik dan aman. Masih banyak kita lihat orang mengendarai motor dengan sekencang-kencangnya, atau sangat lambat dan lain-lain yang membahayakan dirinya juga orang lain disekitarnya.


Menurut survey tim safety riding course, lebih dari 50% kecelakaan sepeda motor disebabkan oleh faktor manusia itu sendiri, selain faktor kendaraan dan lingkungan.

Mungkin disinilah perlunya kita ikut suatu klub motor. Apakah itu klub motor sejenis maupun klub motor berbagai merek, yang penting adalah klub yang bisa membina kita menjadi bikers yang baik dan tertib.
Klub motor yang baik salah satunya adalah klub yang peduli dengan keselamatan dan keamanan berkendara.

Beberapa klub yang saya kenal, melakukan acara khusus untuk melatih dan memberi pencerahan tentang keselamatan dan keamanan berkendara. Bahkan untuk menggelar acara tersebut dilibatkan juga beberapa vendor sebagai sponsor, yang artinya semua sepakat akan pentingnya keselamatan.

Safety Riding ! Sama halnya dengan istilah Safety Driving bagi pengguna mobil, istilah Safety Riding mengacu kepada perilaku berkendara yang secara ideal harus memiliki tingkat keamanan yang cukup bagi diri sendiri maupun orang lain.

Dalam pelatihan Safety Riding, disajikan dalam teori dan praktek.
Umumnya dalam teori dijelaskan seputar keselamatan berkendara, pentingnya pemanasan tubuh saat hendak berkendara, kesiapan kendaraan, posisi berkendara yang ideal, dan lain-lain.

Kesiapan berkendara yang diperlukan untuk sepeda motor antara lain:

  • Sarung Tangan, sebaiknya memiliki lapisan yang dapat menutupi kedua belah tangan dan bahan yang dapat menyerap keringat serta tidak licin saat memegang grip/handle motor.
  • Jaket, sebaiknya mampu melindungi seluruh bagian tubuh baik dari terpaan angin maupun efek negatif kala terjadi benturan baik kecil maupun besar.
  • Helm (minimal Half Face), sebaiknya mampu memberikan proteksi lebih kepada kepala, poin inilah yang selalu dilewatkan oleh tipikal bikers pengguna helm �catok� dan sejenisnya.
  • Sepatu, haruslah mampu memberikan kenyamanan serta keamanan bagi seluruh lapisan kaki.

Secara umum untuk pelatihan praktek Safety Riding diajarkan:

-Teknik pengereman dengan hanya mengandalkan rem depan, rem belakang, dan kombinasi keduanya. Teknik ini untuk membiasakan bikers untuk membedakan fungsi dua sisi rem saat hendak berhenti ber-akselerasi.

-Teknik �slalom� dengan cone di lintasan. Teknik ini untuk melihat kemampuan peserta menikung dengan cepat dari sisi kiri ke kanan dan sebaliknya

-Teknik berjalan di lintasan ala �bumpy-road� , teknik ini untuk membiasakan bikers untuk memberi kenyamanan saat jalan tidak mulus atau bergelombang.

-Teknik berkendara di lintasan lurus dan sempit berupa bilah dengan asumsi kendaraan berjalan di jalan kecil dan diliputi kemacetan. Teknik ini untuk membiasakan diri bagi bikers untuk tetap dapat melakukan handling tanpa menurunkan kaki dalam kecepatan rendah.

Perangkat keamanan semacam decker lutut dan siku plus helm menjadi wajib untuk peserta pelatihan Safety Riding.

Dari materi-materi seperti inilah diharapkan muncul niatan dari para pengendara untuk membiasakan diri sendiri memberi upaya keselamatan berkendara. Gampang-gampang susah, itu ternyata pendapat yang muncul di benak peserta setelah semua sesi praktek dilapangan dilakukan.
Dari sekian banyak poin yang dipelajari peserta semua memiliki arti masing-masing dengan kesimpulan bahwa keselamatan berkendara amatlah dibutuhkan untuk mengurangi angka kecelakaan dijalan. Ya ! Semua dimulai dari diri sendiri, alangkah baiknya jika hasil kursus singkat ini dapat dibagi dengan rekan-rekan lain sesama pengendara.

Buktikan bahwa kita mampu berkendara dengan baik, tidak sembrono, tidak ugal-ugalan, patuh lalu-lintas, dan menghormati sesama pengguna jalan serta memberi contoh positif kepada sesama pengguna jalan.

Motor Konsep Yamaha Naas 1

Posted by Kania Mazdar | 2:22 PM | | 0 comments »




Ini adalah motor konsep bikinan Yamaha yang diberi nama "Naas 1"





PT Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI) rupanya sudah menyediakan unit Yamaha R6 di Indonesia. Namun, motor ini baru didatangkan dalam jumlah terbatas.

Demikian keterangan yang diberikan Wakil Presiden Direktur YMKI Dyonisius Beti ketika dihubungi okezone, Kamis (23/4/2009). "Kita sudah sediakan tapi dalam jumlah terbatas," ujarnya.


Menurut dia, keputusan ini dilakukan untuk memenuhi permintaan penggemar motor sport Yamaha tersebut. "Kita datangkan sesuai pesanan penggemar," lanjut dia.

Namun mengenai harga, fans Yamaha sepertinya harus merogoh kocek lebih dalam. Sebab menurut dia, R6 di Indonesia dibanderol lebih mahal dua kali lipat dari harga motor ini di pasaran Amerika yang dipatok pada harga USD10.000 (Rp109 juta).

Aksesoris Knalpot Buat Matic

Posted by Kania Mazdar | 11:04 AM | | 0 comments »


Knalpot Custom Untuk matic MIO, Vario, spin, sky wave







Motor Baru Kawasaki

Posted by Kania Mazdar | 7:34 AM | , | 0 comments »


Meski baru diluncurkan 16 Mei mendatang, ternyata PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) telah memajang KLX 150 disejumlah dealer di seluruh Indonesia.

Pernyataan ini ditegaskan National Sales Manager PT KMI Freddy Basuki, ketika dihubungi okezone, Senin (20/4/2009). "Kita sengaja pajang dulu di dealer akhir April ini sampai awal Mei, untuk lihat tanggapan konsumen," papar dia.


Hal ini, lanjut dia, untuk mengenalkan KLX 150 tidak hanya kepada konsumen di Jakarta. "Peluncurannya kan nanti di Jakarta, jadi orang daerah juga harus tahu tentang motor ini, tidak hanya di Jakarta saja," ungkap dia.

Akibat telah lebih dulu dipajang disejumlah dealer, KMI pun sampai saat ini telah menerima pesanan unit motor trail yang rencananya akan dilepas Rp22 jutaan tersebut dalam jumlah yang cukup banyak. "Sampai sekarang kita sudah terima 1.000-an unit," tutup dia.

Sering Tertilang

Posted by Kania Mazdar | 7:17 AM | , | 0 comments »

Memiliki kebiasaan lupa kadang memang bikin masalah. Begitulah yang sering dialami oleh Anita Kusuma Wardhani yang sering kali lupa jalan. Polisi pun tak pelak lagi sering menilang Nita.

Sebab karena kebiasaan buruknya tersebut, gadis yang biasa di sapa Nita ini jadi sering salah jalan yang menyebabkan dirinya tertilang oleh pak polisi.

"Karena aku sering banget lupa sama jalan, aku tuh jadi sering banget ditilang sama polisi, paling tidak sekali sebulan aku ditilang," ungkap gadis yang biasa dipanggil Nita ini kepada detikOto, pekan ini.


Nita mengaku sering salah jalan ketika naik motor. Namun ketika ditilang petugas, kadang Nita merasa sangat aneh pada polisi ibukota.

Kenapa aneh? Ketika salah jalan Gadis yang lahir pada 26 September 22 tahun lalu itu selalu mengaku salah. Dan karena Nita tahu prosedur bila kita salah ketika ditilang, maka tidak aneh bila gadis ini pasti meminta slip tilang yang berwana biru.

"Tapi anehnya polisi enggak pernah ngasih," keluhnya.

Karena itulah tidak aneh bila setiap kali tertilang Nita harus sering berdebat dengan oknum petugas tersebut untuk meminta haknya.

"Namun tetap saja polisi tetap keukeuh enggak mau ngasih slip biru itu dengan sejuta alasan," ucapnya kesal.

Bahkan lanjut Nita dirinya malah sampai pernah dibentak oleh oknum petugas ketika meminta slip itu.

Padahal ketika memintanya, gadis yang sering kali menjadi model itu selalu memintanya dengan cara baik-baik.

"Eh pas habis marah-marah, tuh petugas malah ngajak damai saja dengan bayar uang langsung," tutur mahasiswi Fakultas Psikologi sebuah universitas swasta di Jakarta ini berapi-api.

Terang saja Nita jadi marah. "Kalau petugas ngajakin damai dengan bayar uang langsung, aku pasti marah, karena mendingan aku bayar langsung ke negara dari pada harus ngasih dia," jelasnya.

Karena itulah, Nita berharap pihak kepolisian dapat mengubah dan menindak
kebiasaan 'damai' di jalan yang dilakukan petugasnya yang lalai.

"Polisi kan seharusnya menjadi pengayom masyarakat, bukan malah jadi preman di jalan kayak sekarang," ujarnya bersemangat.

sumber : oto.detik.com

Belilah Helm Sesuai Kepala Anda

Posted by Kania Mazdar | 1:06 AM | , | 0 comments »

Jika ingin berkendara dengan motor, helm yang pas, nyaman dan memenuhi standar keselamatan adalah sesuatu yang harus dipakai. Namun masih banyak yang menggunakan helm sekedar untuk memenuhi kewajiban, yang penting terhindar dari tilang polisi.

Ada yang bilang belilah helm seharga Anda menghargai kepala Anda. Kalimat ini memang benar. Walau tidak selalu helm yang baik adalah helm yang mahal. Berikut ini adalah kriteria helm yang layak untuk kepala Anda.


1. Helm harus pas
Helm yang pas dengan kepala adalah helm yang tidak bergeser ketika kepala Anda bergerak. Bagian dalam helm harus 'memegang' kening Anda sekitar dua centimeter di atas alis mata. Untuk memastikan helm tidak mencengkram kepala Anda terlalu kuat, cobalah selama beberapa menit sebelum memutuskan untuk membeli.

2. Helm tidak untuk selamanya
Helm juga ada masa kadaluarsanya. Panas sinar matahari dan juga air bisa membuat beberapa komponen yang terbuat dari logam berkarat. Disarankan untuk membeli helm baru tiap tiga tahun sekali, tergantung juga seberapa sering helm itu dipakai.

3. Helm harus bersih
Helm yang bagus memang akan menyelamatkan Anda ketika terjadi kecelakaan. Tapi helm bagus yang kotor dan bau akan merusak rambut dan kulit kepala Anda. Gunakan sabun yang lebut untuk membersihkan bagian dalam helm. Jemur sampai kering.

4. Cukup satu kali jatuh
Helm didesain hanya untuk satu kali benturan. Bahkan benturan ringan pun bisa merusak struktur helm. Oleh karena itu, Anda harus membeli helm baru tiap kali helm lama Anda mengalami benturan serius.

Di kawasan Jakarta, helm yang sesuai dengan standar keamanan bisa dibeli mulai harga Rp 150 ribu. Jika ingin helm yang baik dengan kualitas grafis yang trendy pula, maka Anda memang harus merogoh kocek lebih dalam.

modifbike.blogspot.com

Sporter Iron 883

Posted by Kania Mazdar | 12:55 AM | , | 0 comments »

Bagi para penggemar motor gede, nama Harley Davidson tentu sudah sangat dikenal. Guna memuaskan konsumen, pabrikan ternama asal Amerika Serikat ini kembali meluncurkan produk baru dengan nuansa hitam.

Sporter Iron 883 namanya. Motor ini memang terlihat angkuh dengan warna dominan hitam. Terlebih motor ini juga didesain buat pengendara tunggal layak supermoto. Warna hitam tak hanya merambah badan motor namun hingga bagian-bagian motor lainnya.

Hanya bagian knalpot, suspensi dan cakram yang terlihat berwaran terang pada kuda besi ini. Untuk urusan mesin, motor ini tak jauh berbeda dengan keluaran sebelumnya. Tak heran jika keluaran terbaru Harley Davidson ini dianggap sebagai perpaduan pendahulunya jenis Nightster 1200 dan Sportster 883 Low

Menariknya motor ini selain dilengkapi dengan sistem pendingin, juga dilengkapi sistem Electronic Sequential Port Fuel Injection yang selain memberikan gaya tersendiri juga mampu meningkatkan repons gas terhadap performa motor. Tak hanya itu, motor ini juga dilengkai dengan sistim GPS dan radio.

Untuk harganya sendiri, motor 'Baja Hitam' ini memang terbilang mahal. Seperti yang dilansir Topspeed, untuk mendapatkan produk terbaru Harley Davidson ini, Anda harus merogoh kocek sebesar $7.899 atau hampir Rp 88 juta.

sumber : topspeed.com


Indi Seksi

Posted by Kania Mazdar | 12:20 AM | | 0 comments »

Antara tanktop dan skubek, keduanya punya persamaan. Itu menurut Indy, lho. Yap! Dara kelahiran Bogor 20 tahun lalu ini, punya perandaian seperti itu. Skubek tidak ubahnya seperti pakaian kesukaannya.

“Skubek itu motor leluasa. Sama seperti tanktop! Simpel dan tidak membatasi gerak atau aktivitas kita kan. Buktinya skubek dipakai untuk kerja atau gaul juga tetap bisa kan,” ujar pemilik sasis 162 cc/ 45 kg ini.


Malah menurut Indy, skubek itu memang kendaraan ideal wanita. Karena wanita biasanya enggak ingin yang ribet. Termasuk, untuk urusan berkendara. Tidak usah oper gigi atau tarik kopling, sudah bisa jalan.

Meski kesehariannya Indy juga naik Yamaha Mio Sporty, tetapi pemilik piston kembar 34B ini paling suka diboncengi pakai Kawasaki Ninja 150. “Gue suka dengan kecepatan. Dibawa kebut hingga lebih dari 150 km/jam, bikin adrenalin terpacu,” kata anak pertama dari tiga bersaudara ini.



Berawal dari sekadar bolt on sampai ekstrem, semua model modif terekam selama 2008. Ramainya modifikasi lantaran banjirnya variasi pendukung. Kemudian, Thailand yang menjadi acuan juga lagi bergelimang dengan skubek.

Untuk 2009, ada beberapa style sepertinya akan semakin populer. Virus pertama low rider (LR) dan hot rod (HR). Dimulai 2008 dengan ciri modif yang bisa dikenali lewat mundurnya roda belakang atau mengubah jarak sumbu roda. Masih ada lagi yang bikin low rider kian berkelas, yakni ubahan bodi dan cat serta pemasangan variasi pendukung seperti setang dan knalpot.


Semua harus punya nada yang sama dengan irama ubahan tadi. Cirinya mengilap layaknya krom, atau gelap sekalian alias hitam pekat. Dalam perkembangannya, aliran LR dan HR bertambah ekstrem. “Misalnya bukan hanya bertambah panjang, tapi juga menjadi lebih rendah atau ceper. Artinya, bodi lebih mencium tanah,” jelas Roby Istim Mangolan.

Virus lain yang akan ramai adalah tampilan big matic. Aliran ini diadaptasi dari perkembangan di Jepang. Di sana, skubek ber-cc besar dibuat dengan body kit baru agar tampak semakin besar. Minimal yang digunakan Yamaha Majesty 250 atau Suzuki Brugman. Namun, oleh modifikator Indonesia itu bisa diaplikasi di Yamaha Mio dan teman-temannya.

Sementara itu, penganut aliran ekstrem sepertinya akan tetap menguatkan image skubek tangguh untuk semua medan. Pilihannya, tampilan seperti ATV (all terrain vehicle) atau motor empat roda.

Untuk penggila kecepatan, modifikasi di bagian mesin enggak ada habisnya. Selain di trek lurus, saat ini balapan skubek semakin banyak animonya lantaran sangat didukung ketersediaan suku cadang racing-nya.

Lebih edan lagi, pemakai skubek tak hanya main bore up, tapi sudah masuk ke tingkat engine swap alias mengganti mesin standar dengan punya skubek gede dari luar negeri. Contohnya, Suzuki Spin 125 yang sudah ganti mesin Honda Forza 250 cc.

Beberapa anggota grup band papan atas ada yang doyan modifikasi. Di antaranya, dua pentolan The Titans, Andika (keyboard) dan Indra (bass). Mereka sangat paham akan perkembangan modif sepeda motor. Bisa dibayangkan, dengan kocek yang banyak dari hasil rekaman dan manggung, seperti apa motor yang mereka inginkan?

Indra yang bernama lengkap Hendra Suhendra punya Honda Vario produksi 2007, sedangkan rekannya Suzuki Skywave 2008. keduanya kepincut dengan aliran modif low rider dan big matic. Dan Indralah yang jadi sumber virus sampai Andika ikutan. "Kalau motor enggak dimodif, pasti jarang dilirik," alasan Indra.


Namun, Indra tak ingin modifikasinya sampai yang ekstrem banget. Persyaratan utama low rider, seperti sumbu roda mundur, mutlak. Tapi ia minta hanya 15 cm saja. Lalu, konsepnya bolt on dan masih nyaman dikendarai. Sebab, kalau pergi ke studio atau sekadar nongkrong di lokasi yang masih aman, kata Indra, pasti dibawa.

Untuk mengubah tampilan motor mereka, Indra menyerahkan skubeknya ke tangan Yayak dari 909 Matic di Jl Cihampelas, Bandung, Jawa barat. "Konsepnya manis saja, seperti umumnya lagu mereka. Di sini Yayak hanya menambahkan ducktail yang dibuat dari fiber dan visor minimalis yang bertuliskan nama grup band mereka.

Sementara itu, Andika Naliputra Wiraharja, begitu nama lengkap Andika, sedikit lebih berani mengubah tampilan Skywave-nya. Bisa dilihat pada lengan ayun dan shock belakang yang model ganda, yang diubah menjadi tunggal dan posisinya digeser ke tengah.

Bila Indra mengukir nama grup bandnya di visor, Andika beda. Ia menempelkannya di knalpot. Sekalipun garapan modifikasinya beda, ada yang sama dari kedua motor itu. Andika dan Indra sama-sama mengusung setang Robocop. Selain enak dilihat, "Juga bisa disetel, jadi posisi tangan saat riding bisa diubah juga," ungkap Indra. (Nurfil)

Asiknya punya Honda Vario !
“Ya ampyunn..Daniel ganteng banget ya...Daniel foto donk...!!” celoteh seorang gadis asal Makassar ketika melihat VJ Daniel masuk ruangan Blow Fish restoran pada Jumat malam, 06 Maret 2009. Dan tidak kurang dari hitungan 5 menit, VJ Daniel sudah berada ditengah kerumunan para finalis Foto Kontes Vario Absolovely 2009 yang berasal dari 28 Provinsi di Indonesia. Finalis yang berjumlah 28 pasang ini berhasil terpilih dari 1.776 pasang yang mengirimkan foto berpasangan bersama Honda Vario. Lomba foto Kontes Honda Vario Absolovely untuk yang kedua kalinya sejak tahun 2008 diadakan. Acara ini dilakukan sebagai bentuk ungkapan terima kasih kepada konsumen Honda Vario, yang merupakan salah satu produk Honda yang dikenal sebagai “the most advance & fashionable scooter” dan Bertepatan dengan moment hari Valentine (Valentine’s Day), PT Astra Honda Motor mengadakan Vario Absolovely Photo Contest, yaitu sebuah kontes foto (berpasangan) bersama Honda Vario, dengan hadiah liburan bersama yang bertujuan untuk meningkatkan keakraban diantara pemakai Honda Vario.


Denpasar , 08 Maret 2009


Kontes ini terbuka untuk konsumen Honda Vario di seluruh Indonesia dengan batasan usia 16-25 tahun dibuka pada tanggal 1-28 Februari 2009 dengan cara mengirim foto diri bersama Honda Vario dan pasangan / teman dekat , beserta ekspresi arti dan makna Honda Vario yang paling berkesan dalam sebuah kalimat singkat (maksimal 10 kata) yang dikirimkan melalui email (hondavariolove@yahoo.com) maupun melalui Main Dealer selaku jaringan pemasaran distribusi sepeda motor Honda.

Sabtu pagi , 7 Maret 2009, para Finalis diajak berkeliling pabrik ke-3 PT Astra Honda Motor yang berlokasi di Kawasan Industri MM2100, Jl. Raya Kalimantan Blok AA-1, Cikarang Barat. Di pabrik seluas 30 hektar ini para finalis diberikan materi Company Profile PT Astra Honda Motor dan diberikan penyuluhan mengenai safety riding. “Kalian semua adalah pemenang dan duta Vario di daerah masing-masing dan hanya Vario yang bisa begini ”, ujar Sigit Kumala, selaku Senior General Manager Marketing Promotion & Development Division pada kata sambutannya saat menerima kedatangan para finalis. Pada siang harinya adalah penentuan bagi ke 28 finalis untuk dipilih menjadi 10 pasang yang akan memenangkan hadiah liburan ke Bali bersama VJ Daniel. Penentuan pemenang 10 besar ini berdasarkan foto terbaik yang dipilih oleh panitia. Setiap pasangan diberikan amplop yang didalamnya berisi voucher, bagi 10 pasang pemenang akan mendapatkan tiket pesawat dan bagi finalis lainnya akan mendapatkan kertas kosong. Suasana haru menyelimuti ruang Auditorium AHM Plant 3 Cikarang ketika diumukan 10 pemenang liburan ke Bali, tangis dan tawa pemenang dan finalis yang tersisih terdengar memenuhi ruangan tersebut. Setelah pengumumkan, 10 tim yang terpilih tersebut langsung diberangkatkan ke Bandara Soekarno Hatta, dan terbang ke Bali untuk liburan bersama VJ Daniel, menikmati pengalaman indah tak terlupakan laksana selebriti bersama Honda Vario.


Di Bali, ke-10 pasangan menginap di Hard Rock Hotel Bali. Esok paginya pada tanggal 9 Maret 2009, para finalis di sambut berbagai kegiatan yang telah disiapkan sebelumnya, diantaranya Snorkling, Scuba Diving, dan kegiatan – kegiatan lainnya di Bali Hai Cruise. Pada malam harinya para finalis makan malam di Uluwatu dan pada saat itu juga diumumkan 2 orang pemenang yang berhasil mendapatkan 2 unit Vario, yaitu Adi Widiantara & Valen Widianto dari Jayapura dan Suci Permatasari Valentin & Siti Maya Makassani dari Pontianak. “ Foto ini diambil di pedalaman hutan gunung Jaya Wijaya, kami sengaja kesana untuk camping dan foto untuk dikirimkan ke Foto Kontes Vario ini dan Puji Tuhan, foto kami dipilih menjadi foto terbaik, “ ujar Adi peserta dari Jaya Pura yang memenangkan 1 unit Honda Vario. Kemudian acara dilanjutkan Party time di Kama Sutra.

Setelah semalaman melakukan banyak kegiatan, pada pagi hari Senin, 9 Maret 2009, para finalis diberangkatkan ke Sanur mengunjungi Bali Art Lesson, mereka di beri kesempatan untuk belajar cara melukis diatas kain, memainkan gamelan Bali, menari dan foto bersama dengan busana adat Bali. Setelah makan siang , waktunya bagi ke 10 pasang untuk berbelanja di pasar seni dan istirahat sejenak di hotel sebelum makan malam di Jimbaran bersama Honda Vario Club setempat. Makan malam di Jimbaran menjadi acara penutup liburan bersama “Vario Absolovely 2009”, besoknya ke 10 tim terbang kembali ke Bandara Soekarno Hatta yang kemudian di lanjutkan penerbangan ke kota masing-masing. Kebersamaan yang terjalin selama 5 hari telah membuat cerita tersendiri bagi para pemenang terutama bagi David, peserta dari Bali dan Debi, dari Jambi, karena di Bali cinta mereka bersemi dan berikrar menjadi sepasang kekasih. Bagi mereka yang belum berhasil memenangkan hadiah unit Honda Vario, sangat antusias untuk mengirimkan foto yang terbaik dan menjadi pemenang foto kontes Vario Absolovely tahun depan. Cuma Vario yang bisa begini, I’m Vario, What About You?




GSX1000 dan R6

Posted by Kania Mazdar | 10:43 AM | | 0 comments »

Mau tampilan Suzuki Thunder bergaya moge, kebanyakan orang pasti tiru Suzuki GSX1000. Sebab varian ini dianggap cocok dan semerek. Menurut Dimas Puji, cocoknya hanya di sisi samping. Sedang depan dan belakang, diusahakan ambil contoh varian lain. Katanya sih biar nggak bosan dilihat.

Keinginan teknisi Mesjid Kubah Mas, Maruyung, Depok itu sejalan dengan konsep Wardoyo. Dia builder yang baru buka rumah modifikasi sendiri. Apalagi sebagai garapan perdana,1734thunder--bela-2.jpg cah Sragen, Jawa Tengah itu menawarkan cara mudah dan murah bikin motor standar turing jadi moge pemanja kecepatan.


“Ini karya saya paling senderhana. Tapi tidak tampak murahan kan. Ide saya kali ini, intinya mau kasih tahu konsumen. Dengan dana minim dan motor standar masih bisa dibikin seperti itu. Jadi jangan takut kecewa,“ ungkap pemilik rumah modifikasi G2C di Jl. Gandul Krukut, Ambara Cinere, Depok.

1735thunder--bela-3.jpgMeski ubahan sederhana, tapi Wardoyo tidak melupakan estetika dasar motor. Terlebih soal keamanan dan kenyamanan saat dikendarai. Maka sebagai patokan, pria berbadan gempal ini mengambil sampel langsung spek tubuh si pemilik motor sebagai acuan awal ubahan.

“Karena postur Puji tidak terlalu tinggi, saya usahakan ubahan di sektor kaki-kaki tidak berlebihan alias tidak ambil part limbah. Hanya pasang sok depan asli digandeng lengan ayun handmade dari pelat tebal 5 mm berikut monosok Suzuki Satria 2-tak,” lanjut alumnus STM Tiara di Srangen ini.1736thunder--bela-4.jpg

Lantas setelah ketemu dimensi kaki-kaki ideal, baru deh fairing Suzuki GSX1000 dibikin sesuai ukuran suspensi. Deltabox juga dari pelat. Dan biar tidak terlihat membosankan, sesuai keinginan pelanggan, tampilan depan fairing dirombak mirip Yamaha R6.

Tentu dengan cara itu, hasil akhir fairing pasti tidak mengecewakan. “Yang pasti kerjanya jadi tidak dua kali lantaran masih sering bongkar-pasang,” imbuh Wardoyo yang mengaku tetap bikin braket fairing knockdown di komstir dan di deltabox.

Begitu juga tangki bensin yang dibentuk ulang hingga selaras lekukan fairing. Bahkan ubahan di sektor tulang belakang, akibat pemasangan silincer double undertail, oleh Wardoyo diimbangi bentuk buritan persis Yamaha R6.

Sekarang motor Dimas Puji nggak membosankan lagi.

G2C ANGKAT NAMA GANDUL CINERE

Nama G2C alias Gandul 2Wheels Custom, diangkat Wardoyo sebagai nama baru rumah modifikasinya. Tentu tidak sembarang kasih nama. Kabarnya doi memang ingin mengangkat nama daerah di pinggir Jakarta Selatan atau tepatnya Cinere agar lebih terkenal di jagad modif.

“Orang tahu nama Gandul mungkin cuma di serial TV Si Doel Anak Sekolahan. Moga dengan hadirnya G2C, nama Gandul bakal lebih tenar di soal kreativitas modifikasi,” kata Wardoyo seperti caleg yang mulai kampanye terbuka.