Tips Mencari Motor Bekas

Posted by Kania Mazdar | 11:58 AM | 0 comments »

Mau beli motor bekas, jangan tertipu dari bodinya yg ngejreng, namun anda harus memperhatikan beberapa hal yang mutlak harus diketahui. Berikut tips-tipsnya: 1. Cek harga pasaran Sebelum anda searching motor bekas yang akan anda beli, sebaiknya lakukan cek harga jual motor bekas di pasaran terlebih dahulu baik dari koran, majalah atau mungkin bisa juga dari menu pabrikan di situs net 2. Cek nomor rangka dan mesin motor Periksa nomor rangka dan mesin motor, lalu sesuaikan dengan nomor rangka serta nomor mesin yang tertera pada STNK maupun BPKB. Perhatikan lebih jelas apakah nomor rangka & mesin motor adalah asli dan bukan ketokan kasar (biasa penjual atau penadah motor curian mengubah nomor rangka dan mesin dengan cara di ketok) Cek nomor polisi ke SMS layanan Polisi. caranya : ketik: Metro(spasi)nomor polisi contoh : Metro B8118HJ Kirim ke 1717 (Hanya untuk wilayah Jakarta) 3. Cek kondisi fisik Periksa kondisi body, spion, baut, dan lain sebagainya, apakah terlihat banyak goresan, kondisi retak ataupun pecah. Usahakan juga akan lebih baik jika semua yang menempel pada motor adalah components orisinil. 4. Cek kondisi oli motor Usahakan buka dan ukur oli yang ada di dalam mesin. Pastikan ukuran oli tidak berlebihan, karena oli yang berlebih akan membuat suara mesin menjadi lebih halus, sehingga dapat menyembunyikan suara asli motor yang mungkin berbunyi kasar. 5. Cek speedometer Pastikan agar tidak ada retak atau adanya bekas pembongkaran. Lihat jumlah berapa km yang telah ditempuh oleh motor tersebut. Jika diatas twenty.000 km maka dapat dipastikan akan banyak sekali komponen mesin yang akan segera Anda diganti. 6. Hidupkan mesin motor Coba hidupkan mesin motor tersebut, apakah bisa stationer atau langsam. Karena kondisi pada mesin yang tidak bermasalah dapat langsam pada putaran kurang lebih 1500 rpm. Serta pastikan juga bahwa tidak ada bunyi-bunyian yang kasar di dalam mesin. 7. Cek perpindahan gigi Jalankan kendaraan dan perhatikan posisi perpindahan gigi apakah terasa sulit atau tidak. Apabila terasa sulit berarti menandakan kampas kopling motor tersebut akan segera habis. Satu lagi yang perlu diperhatikan juga adalah, jika terdengar suara mendesir pada saat motor berjalan. Kemungkinan besar gigi primer dari motor tersebut akan segera habis. 8. Cek rangka atau sasis motor Perhatikan kelurusan roda motor depan dan belakang, dan pastikan bahwa rangka atau sasis motor tersebut tidak ada kebengkokkan. Jalankan sekitar 40km/jam dan tekan rem sedikit mendadak untuk pastikan motor tidak sulit dikendalikan. Hal ini berguna untuk mendeteksi lurusnya sasis dan poros setang atau setir. 9. Cek kebocoran Usahakan Anda dapat mencoba jalankan motor lebih lama, dan setelah motor dijalankan kurang lebih sekitar 500meter. Perhatikan apakah terlihat adanya oli yang bocor melalui sela-sela mesin. Atau adanya air radiator bocor bagi motor yang menggunakan radiator. 10. Cek kondisi kelistrikan Periksa juga kelistrikan dan lampu-lampu seperti lampu motor depan, lampu sein, lampu rem belakang, klakson, lampu speedometer, atau elektrik stater motor. Apabila semua berfungsi atau hidup, berarti tidak ada kerusakan pada komponen dan kondisi aki motor tidak ada permasalahan. 11. Cek kondisi roda Lakukan pengecekan terhadap kondisi Roda. Bagaimana kelurusan antara roda depan dengan roda belakang, hal ini untuk meyakinkan bahwa chasis atau rangka tidak membengkok,motor yang mengalami jatuh atau benturan keras bisa menyebabkan kebengkokan pada chasis. 12. Kalau bisa cobalah check drive Mintalah kepada si penjual agar anda bisa mencoba mengendarai motor tersebut. Anda tentu akan bisa merasakan apakah motor tersebut ada kelainan atau tidak pada handling atau pada akselerasinya, dll. Jangan lupa sesuaikan harga jual motor bekas yang ditawarkan oleh penjual dengan kondisi motor yang akan dijual tersebut. Karena setiap motor ada kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Kredit Motor Bekas HONDA

Posted by Kania Mazdar | 5:37 PM | | 0 comments »

DP MULAI 800 RIBU PERSYARATAN KTP KK HUBUNGI : RUDI
(082118481452)

Kredit Motor Bekas

Posted by Kania Mazdar | 9:03 AM | | 0 comments »

DP MULAI 800 RIBU PERSYARATAN KTP KK HUBUNGI : RUDI
( 082118481452)

Posted by Kania Mazdar | 10:01 AM | | 0 comments »


bvbbbbbbbbbbbbb
 bvnngm


Posted by Kania Mazdar | 7:50 PM | 0 comments »

Maaf kepada pembaca Modifbike.blogspot.com. Theme sedang bermasalah.
Kami mohon maaf karena belm bisa menyajikan berita-berita motor terupdate untuk beberapa waktu kedepan.

Moch. Budi Arto




yamaha vixion Buat pemilik Yamaha V-ixion, mungkin Anda sudah ganti knalpot. Selain tampilan beda, juga ada perubahan pada tenaga. Nah, ubahan bentuk saluran buang memengaruhi masukan udara dan bensin yang disuplai ke ruang bakar.

 

Untuk mengaturnya, hanya bisa melalui settingan CO (karbon monoksida) melalui ECU (electronic control unit) dengan bantuan alat FI diagnostic tool. Alat ini dimiliki bengkel resmi.

Dari pabrik, CO disetel di angka nol (0). Karena ada perubahan bentuk knalpot, maka adjuster gas bakar dalam range -30 sampai +30. "Bila angka dinaikkan atau (+) bertambah dari nol, bensin lebih kaya. Sebaliknya, jika diturunkan (-), bensin lebih sedikit," jelas Athanasius Ketut Hargunanto, mekanik Yamaha Gunung Sangyang, Krobokan Bali.

Sekadar info saja, lanjut Ketut, tiap kenaikan satu angka ada penambahan suplai bensin sebesar 0,05 cc. Ganti knalpot racing, biasanya di adjuster-nya mengarah ke setting-an CO lebih turun (-).

 

Namun, dia mengatakan, itu bukan patokan pasti. Sebab, untuk dapat tenaga bawah sampai atas rata dan maksimal, motor harus dicoba jalan. Maksudnya, jika tiap perpindahan gigi, kenaikan putaran mesin lamban, hal itu bisa di-adjuster ulang sampai pas.

 

modifikasi yamaha vixion "Bisa naik bisa turun. Semua kembali ke soal ubahan knalpot terhadap kebutuhan air fuel ratio (AFR) gas bakar yang dipasok," ujar pria kelahiran Lampung, Sumsel, ini.

Adapun untuk lakukan setting CO, secara teknis alat ini dicolok ke salah satu kabel ECU. Secara otomatis, FI diagnostic tool akan memberi informasi, baik kondisi injeksi maupun komponen penunjang.

Shiva Streetfighter

Posted by Kania Mazdar | 2:15 AM | 0 comments »

bebek street figter Budi Udin Fakkar dari JMS (Jatayu Motor Sport) selalu kasih nama kepada setiap garapannya. Termasuk di Karisma milik Fredy Wongkar ini. “Dikasih nama Shiva (baca: Siwa) yang artinya god of creation,” buka modifikator dari komplek THI (Taman Harapan Indah), Tubagus Angke, Jakarta Barat itu.


Konsepnya bebek streetfighter. Budi mendekati aroma semi naked dengan sodoran fairing bawah dipadu tulang spiderweb di seputar back-bone. Juga menonjolkan kekuatan tulang yang kekar.

modifbike
Dari sini saja sensasi yang ditorehnya sudah terasa. Budi lebih suka mengistilahkannya dengan streetfighter, terutama di back-bone yang pakai pipa tubular ala Ducati Monster.
Di sektor kaki, Budi yang kini berbadan kekar itu menyasar ajeg. ”Pilih pelek full set punya NSR150 SP,” buka builder yang doyan fitness ini. Supaya senada, peranti kenyaman alias sok pakai NSR juga. “Yap, termasuk pro-arm di belakang,” kata pria yang masih fokus main limbah moge ini.
Unsur sport yang minimalis diatur JMS dengan simplisitas di kedok ala mereka sendiri. Dipadu lampu depan Suzuki Spin 125, motor ini semakin simpel. Tentunya nggak sampai di situ. Unsur yang streamline didapat JMS dalam meracik bodywork motor ini.
modifikasi motor2
Mau bukti streamline? Monggo perhatikan bagian buntut. Sesuai nama bengkel yang berunsur sporty, masukan model buntut R6 sesuai dimensi Karisma dipasok plus lampu belakang R6 yang jadi pilihan.
Unsur poser tentu masih kentara di motor custom ini. Lihat cara mereka mendesain tangki di bawah jok. Agar bisa terpantau dan demi estetika JMS membuat lubang pantau mirip aquarium. ”Sekalian berfungsi melihat kotor nggaknya bensin dan isi tangki,” pasti sang builder.
Paling unik pijakan kaki belakang, pakai punya trail Kawasaki KX200 atau KX125. “Oh ya petunjuk di spido pakai digital milik Aprilia termasuk voltmeter, stopwatch, temperatur dan waktu,” tutup Budi.
Siaaap!

VALTERMOTO BIKIN GAMPANG

Saat mencustomized operan gigi dan pijakan kaki, kru JMS menemui kendala. Mereka trial and eror dengan beberapa produk. ”Dicoba pakai produk Yoshimura aspal yang dijual di Kebon Jeruk III, Kota, Jakarta Barat. Hasilnya nggak maksimal. Maklum, pengoperan malah jadi berat karena tidak pakai kopling manual. Footstep nggak kuat menahan kaki saat ngoper gigi. Aluminiumn meleot,” kisahnya.

modifikasi motor1
Apa boleh buat, mereka lantas memilik produk Valtermoto buatan Italia. “Hasilnya lumayan memuaskan,” jelas builder yang juga banyak sedia stok limbah big scooter.

MOTOR WARISAN
Fredy Wongkar sang pemilik Karisma dari Perum Bojong Indah, Cengkareng, Rawa Buaya, Jakarta Barat awalnya bingung. Melihat Honda Karisma kenangan dari sang bapak. “Lihat modelnya yang standar lumayan bosen. Dijual tidak mungkin karena motor warisan,” jelas Fredy.
Akhirnya untuk memelihara warisan pilihannya dimodif. “Dipilih JMS karena lumayan rapi dalam pengerjaan. Bikin motor berubah total tapi masih bisa dipakai daily use,” argumen karyawan renthal mobil PT Autorent Lancar Sejahtera di Jl. Arteri Kedoya, No. 16, Jakarta Barat ini.